Sinergi Kuat SDM PKH Kecamatan Lawang Dorong Efektivitas Penyaluran Bantuan Sosial
Lawang, 17 Oktober 2025
Sebagai upaya memperkuat efektivitas pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH), Pemerintah Kecamatan Lawang menggelar pertemuan koordinasi dengan seluruh Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) se-Kecamatan Lawang. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 17 Oktober 2025, pukul 13.00 WIB bertempat di Kantor Kecamatan Lawang.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Kepemudaan Kecamatan Lawang, Effendi, S.E., dan dihadiri oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Lawang serta seluruh SDM PKH aktif, yaitu Ahmad Mulyadi, Esti Ratnasari, Yanuar Darmadi, dan Wiwin Januaris.
Koordinasi Sebagai Langkah Strategis
Dalam sambutannya, Effendi menyampaikan pentingnya memperkuat koordinasi antarpendamping PKH dan pemerintah desa sebagai ujung tombak pelaksanaan program perlindungan sosial. “PKH bukan sekadar program bantuan tunai, tapi sebuah upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera. Karena itu, kerja sama dan komunikasi di lapangan menjadi kunci keberhasilan,” tegasnya.
Pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan langkah kerja antarpendamping PKH, khususnya dalam menghadapi dinamika di lapangan. Evaluasi capaian kinerja dan pemetaan wilayah kerja menjadi fokus utama pembahasan.
Wilayah Tugas SDM PKH Kecamatan Lawang
Sebagai bagian dari penguatan koordinasi, pertemuan ini juga menegaskan kembali wilayah tugas masing-masing SDM PKH:
-
Ahmad Mulyadi bertugas di Desa Bedali, Sumberngepoh, dan Wonorejo.
-
Esti Ratnasari bertugas di Desa Ketindan, Mulyoarjo, dan Sumberporong.
-
Yanuar Darmadi bertugas di Desa Sidodadi, Sidoluhur, dan Srigading.
-
Wiwin Januaris bertugas di Desa Kalirejo, Lawang, dan Turirejo.
Pembagian wilayah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan, pendampingan, serta pelaporan kegiatan PKH di masing-masing desa binaan.
Tantangan Lapangan dan Solusi
Dalam sesi diskusi, beberapa kendala di lapangan turut diidentifikasi. Di antaranya, masih ditemui keterlambatan dalam proses pemutakhiran data, keterbatasan jaringan internet di beberapa desa, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam proses validasi data penerima manfaat.
Menanggapi hal tersebut, para SDM PKH sepakat untuk memperkuat komunikasi lintas sektor, mempercepat pelaporan, serta memanfaatkan teknologi sederhana untuk mendukung proses monitoring. Selain itu, akan dijadwalkan koordinasi rutin bulanan untuk memastikan progres dan tindak lanjut setiap permasalahan yang muncul di lapangan.
Penguatan Kolaborasi untuk Hasil Maksimal
Effendi juga menegaskan bahwa keberhasilan program PKH sangat bergantung pada soliditas tim pendamping dan dukungan pemerintah desa. “Pendamping PKH bukan sekadar pelaksana teknis, tapi juga penggerak sosial yang berperan langsung dalam mengubah kualitas hidup keluarga penerima manfaat. Maka, kolaborasi harus terus kita perkuat,” ungkapnya.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kecamatan Lawang berharap pelaksanaan PKH dapat berjalan lebih terstruktur, cepat, dan tepat sasaran. Koordinasi seperti ini akan terus digelar secara berkala sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Lawang dalam mendukung program prioritas nasional di bidang perlindungan sosial.
📝 Redaksi: Kecamatan Lawang
📍 Sumber: Seksi Kesejahteraan Sosial dan Kepemudaan Kecamatan Lawang




Komentar
Posting Komentar