Koordinasi Pembangunan Musholah di Area Wisata Paribendo Wujud Komitmen Pengelola Terhadap Kesepakatan dengan Warga
Koordinasi Pembangunan Musholah di Area Wisata ParibendoWujud Komitmen Pengelola Terhadap Kesepakatan dengan Warga
Lawang – Upaya pemenuhan fasilitas ibadah bagi masyarakat sekitar kembali diperkuat melalui kegiatan koordinasi pembangunan Musholah yang digelar pada Rabu, 26 November 2025, di area Wisata Paribendo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari salah satu poin kesepakatan antara warga sekitar dan pihak pengelola wisata terkait penyediaan tempat ibadah yang berada di luar kawasan wisata.
Koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Kepemudaan Kecamatan Lawang, Ketua MUI Kecamatan Lawang, perwakilan Danramil Lawang, Babinsa Desa Ketindan, Sekretaris Desa Ketindan, Kamituwo Desa Ketindan, serta Manajemen Wisata Paribendo.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa Musholah akan dibangun di titik awal area wisata, tepatnya di bagian paling ujung lokasi, sehingga memudahkan akses masyarakat tanpa harus masuk ke dalam kawasan wisata. Untuk mendukung itu, pagar pembatas lokasi wisata akan digeser dan ditutup, sehingga lokasi Musholah dipastikan berada di luar wilayah usaha wisata.
Penempatan Musholah di luar area wisata juga mempertimbangkan bahwa di dalam kawasan Paribendo telah tersedia dua Musholah khusus bagi pengunjung. Dengan demikian, fasilitas baru ini akan menjadi sarana ibadah yang lebih tepat guna bagi masyarakat sekitar maupun pengunjung yang berada di luar atau sekitar pintu masuk wisata.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Kepemudaan Kecamatan Lawang, Effendi, S.E., menjelaskan bahwa kehadiran Musholah ini merupakan bentuk harmonisasi pengelolaan wisata dengan kebutuhan sosial-keagamaan masyarakat. “Kami mengapresiasi komitmen pengelola Wisata Paribendo yang memenuhi kesepakatan bersama warga. Penempatan Musholah di luar kawasan wisata diharapkan dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekitar,” ujar Effendi.
Ketua MUI Kecamatan Lawang juga memberikan arahan terkait standar Musholah yang harus dipenuhi, mulai dari penentuan arah kiblat hingga kelengkapan sarana ibadah yang sesuai syariat. Sementara Pemerintah Desa Ketindan, Babinsa, dan tokoh masyarakat siap mendampingi setiap tahapan pembangunan.
Pihak pengelola Wisata Paribendo berkomitmen segera melakukan pengukuran lahan dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), yang selanjutnya akan dilaporkan kepada desa dan perwakilan warga secara bertahap.
Kegiatan koordinasi berjalan lancar dan menghasilkan kesepahaman bersama antara perangkat pemerintahan, tokoh agama, aparat keamanan, dan pihak pengelola wisata. Kehadiran Musholah baru ini diharapkan dapat memperkuat kenyamanan masyarakat dan mendukung pengembangan kawasan wisata yang ramah terhadap kebutuhan spiritual.
📰 Untuk berita dan informasi terbaru lainnya, kunjungi effendi2106.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar