Integritas ASN Jadi Sorotan, Kasi Kesos dan Kepemudaan Kecamatan Lawang Ikuti ASN Belajar Seri 48 Tahun 2025
Integritas ASN Jadi Sorotan, Kasi Kesos dan Kepemudaan Kecamatan Lawang Ikuti ASN Belajar Seri 48 Tahun 2025
Lawang – Upaya penguatan integritas aparatur negara kembali ditegaskan melalui kegiatan ASN Belajar Seri 48 Tahun 2025 yang digelar oleh BPSDM Provinsi Jawa Timur, Kamis (11/12/2025). Dengan mengusung tema “Integritas ASN: Pelajari, Pahami, Jalani – Cegah Korupsi Dimulai dari Diri”, kegiatan ini diikuti oleh ASN dari berbagai instansi, termasuk Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Kepemudaan Kecamatan Lawang, Effendi, S.E.
Kegiatan ini disiarkan langsung melalui YouTube BPSDM Jatim TV mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB. Program tersebut menghadirkan narasumber dari lembaga-lembaga penting, antara lain:
-
Dr. Ramliyanto, S.P., M.P. – Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur
-
Dr. Tr. Erna Irawati, S.Sos., M.Pol.Adm. – Deputi Transformasi Pembelajaran ASN, LAN RI
-
Sandri Justiana, S.Si., M.M. – Kasatgas Manajemen Pengetahuan dan Pembelajaran Digital, KPK
-
Ir. Hendro Gunawan, M.A., CGCAE. – Inspektur Provinsi Jawa Timur
Dalam penyampaiannya, para narasumber menekankan pentingnya integritas sebagai nilai dasar ASN. Upaya pencegahan korupsi disebut harus dimulai dari diri sendiri, melalui pembiasaan perilaku jujur, transparan, dan bertanggung jawab dalam setiap tugas pelayanan publik.
Narasumber dari KPK menyoroti perlunya kewaspadaan ASN terhadap potensi penyimpangan sekecil apa pun di lingkungan kerja. Sementara itu, perwakilan dari LAN RI menguraikan transformasi pembelajaran digital bagi ASN sebagai langkah memperkuat kompetensi di era modern.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Kepemudaan Kecamatan Lawang, Effendi, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan sebagai pengingat bagi seluruh ASN untuk terus menjaga dedikasi dan integritas. “Integritas bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari saat melayani masyarakat,” ujarnya setelah mengikuti acara tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN dapat memperkuat komitmen anti korupsi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

.png)
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar